Cesc Fabregas, Dari Nol Hingga Menjadi Bintang

Permainan indah nan agresif yang diperlihatkan oleh klub dari premier inggris, Arsenal tak bisa dilepaskan dari campur tangan permainan Francesc Fabregas. Midfielder asal Spanyol ini adalah otak dari gaya bermain The Gunners. Cesc Fabregas diketahui sebagai sesosok pemain playmaker yang profesional. Umpan-umpan Cesc Fabregas begitu jitu dan akurat. Padahal Cesc Fabregas terbilang terhitung berumur belia atau umurnya masih dibawah rata-rata dari pemain profesional. Usia Cesc Fabregas yang baru genap 20 tahun saat itu. Tetapi, hebatnya Cesc Fabregas, dirinya sanggup bermain selayaknya seperti pemain yang sudah dewasa yang sudah memiliki banyak pengalaman di lapangan hijau.

Cesc Fabregas

Cesc Fabregas dipekerjakan oleh Arsenal dari klub Liga Santander, Barcelona dengan anggaran tebusan seharga 2,25 juta Poundsterling (atau kira-kira 40,8 miliar Rupiah) saat Oktober 2003. Cesc Fabregas menjalani debutnya di klub Arsenal saat dia turun bertanding menghadapi Rotherham United di kompetisi Piala Carling yang sedang berlangsung 28 Oktober 2003. Ini membuat Cesc Fabregas menjadi pemain termuda yang sempat memperkuat panji Arsenal. Saat itu Cesc Fabregas berusia 16 tahun 6 bulan.

Walaupun begitu, Cesc Fabregas masih tetap belum pernah mendapati gelar di liga premier Inggris. Belum lama di musim 2004-2005, Cesc Fabregas bermain di Premier League. Penampilan Cesc Fabregas di ajang gengsi liga premier Inggris terwujud pada 15 Agustus 2004 ketika melawan Everton. Lagi-lagi, penampilan Cesc Fabregas menghasilkan rekor. Cesc Fabregas dinyatakan sebagai pemain paling muda Arsenal yang pernah berkompetisi di liga premier Inggris. Fabregas menjalaninya ketika usianya 17 tahun 3 bulan lebih. Tampil memperkuat tim utama di musim ke 2 dengan Arsenal, yang tadinya tak pernah terbayangkan oleh dirinya pribadi. Bisa dimaklumi, didalam Arsenal sudah ada gelandang-gelandang hebat sebagaimana Patrick Vieira. Tetapi dalam kenyataannya cukup berbeda. Fabregas justru kian sering ditampilkan sejalan karena cedera yang menerpa Patrice Vieira.

Perlahan namun pasti, penampilan Fabregas mendapati perkembangan. Cesc Fabregas semakin menunjukkan keahliannya yang menjadi jendral di tengah lapangan (playmaker). Hal tersebut menjadikan Arsenal yakin sanggup melepas Vieira tuk hijrah di Juventus di mula musim 2005-2006, karena percaya dengan skill Cesc Fabregas. Bukti keyakinan Arsenal antara lain dipertontonkan dengan memberi nomor punggung 4 yang dulunya dikenakan Vieira pada Cesc Fabregas. Setelah itu Cesc Fabregas serius menjadi gelandang inti di skuad utama Arsenal. Hasilnya memang positif, Cesc Fabregas telah membawa Arsenal berhasil menembus babak final Liga Champions 2005-2006. Tapi sayang Arsenal musti kalah dari Barcelona.

Baca juga: Info Bola Tangkas

Di musim depan, Cesc Fabregas masih bertahan di jabatannya. Cesc Fabregas main didalam 38 pertandingan Liga premier Inggris. Ini menjadikan Cesc Fabregas mendapatkan anugerah Golden Boy dari media-media asal Italia, salah satunya Tuttosport. Musim 2007-2008, gaya bermain Cesc Fabregas selalu berkembang. Hal itu terbukti ketika dirinya mampu menambah ketajamannya. Normal bila manajer Arsenal, Arsene Wenger melakukan perlakuan yang tak biasa. Oktober 2006, Cesc Fabregas memperbaharui kontrak Fabregas hingga 2014. Tindakan yang unik, dikarenkana umumnya Wenger tidak mau mengontrak pemain pada jangka waktu begitu lama di klubnya ini. Namun demi ada seorang gelandang playmaker yang selalu bisa membuat permainan menjadi lancar bagi Arsenal, Cesc Fabregas, Wenger siap melakukan hal itu sendiri karena Wenger menyadari bila Cesc Fabregas merupakan otak permainan Dan masa depan Arsenal di kemudian hari walaupun dia akhirnya pindah ke Chelsea dan sekarang masih bermain disana berseragam Chelsea.

Leave a Reply

Your email address will not be published.